Tekanan untuk berkompromi tidak berakhir bersama Roma

Waktu membaca: 1 minute

Pax Romana menawarkan kedamaian yang nyata dan kemakmuran yang nyata, dengan satu syarat: mengakui bahwa Roma, dan kaisar di baliknya, adalah yang sesungguhnya menopang hidupmu. Orang Kristen bisa saja mengikuti cerita itu atau menentangnya dengan bersikeras bahwa hanya Yesus yang layak menempati posisi itu. Sebagian besar tekanan itu bukan penganiayaan dalam pengertian dramatis — melainkan biaya yang jauh lebih tenang, yaitu dianggap sulit, tidak tahu berterima kasih, atau merugikan bisnis.

Tekanan semacam itu tidak pernah hilang; ia hanya berganti pakaian. Apa pun yang sekarang menjanjikan keamanan, penerimaan, atau kemakmuran kepadamu sebagai ganti sebuah kompromi kecil yang terdengar masuk akal, sedang memainkan peran yang dulu dimainkan Roma.

Pertanyaan untuk direnungkan

  • Apa padanan modern dari “membakar sejumput dupa bagi Kaisar” dalam hidupmu sendiri — sebuah kompromi kecil yang akan membelikanmu keamanan, penerimaan, atau kemudahan?
  • Kepada siapa atau apa sebenarnya kamu percaya untuk menopang hidupmu, jika kamu jujur tentang dari mana sesungguhnya keamananmu berasal?

Doa

Tuhan Yesus, hanya Engkau yang menopang hidupku. Tunjukkan kepadaku kompromi-kompromi kecil yang kulakukan untuk membeli rasa aman, penerimaan, atau kenyamanan, dan berilah aku keberanian untuk menolaknya. Biarlah rasa amanku bersandar pada-Mu, bukan pada apa pun yang menjanjikannya hari ini. Amin.