Kunci Doa
Tema doa tampaknya tidak mengambil banyak ruang dalam Kitab Wahyu. Namun jika diamati lebih dekat, ternyata doa memainkan peran yang sangat menentukan.
Meterai Kelima
Pada pembukaan meterai kelima, jiwa-jiwa di bawah mezbah berbicara setelah Iblis disingkapkan, dan memohon agar semua itu diakhiri. Doa ini dijawab oleh Yesus dalam meterai keenam serta dalam sangkakala-sangkakala dan cawan-cawan murka.
Orang-orang (jiwa-jiwa) ini muncul kembali dalam meterai ketujuh, di mana Allah bersama mereka dan menghibur mereka.
Sangkakala-sangkakala
Meterai ketujuh adalah saat ketika doa-doa orang kudus dipersembahkan, dan doa-doa itu juga menjadi alasan bagi sangkakala-sangkakala.
Di sini doa memiliki efek yang mirip dengan kematian Yesus dalam meterai-meterai atau murka Allah dalam cawan-cawan murka: doa adalah katalis bagi rencana Allah.
Doa-doa di sini mengambil rasa aman palsu dari manusia dan membawa gereja untuk menjadi sebuah kesaksian.
Cawan-cawan Murka
Cawan-cawan murka memiliki kemiripan besar dengan sangkakala-sangkakala, sebab keduanya berasal dari peristiwa keluaran dari Mesir.
Dan inilah poin berikutnya: rencana Allah terjadi melalui doa kita.
Kesimpulan
Doa adalah sebuah kunci, tetapi di sini doa tidak dipahami sebagai
- permohonan untuk kebutuhan kita atau kebutuhan orang lain,
- permohonan agar orang lain hidup dengan baik dan damai di bumi.
melainkan lebih sebagai doa bersama Allah:
- Doa agar gereja bisa bertahan melewati masa ini.
- Doa agar rasa aman yang palsu disingkapkan dan gereja memberikan kesaksian tentang itu.
- Doa agar kita semakin dekat dengan Allah.
- Doa agar orang-orang membuka hati mereka bagi Allah.
Pertanyaan untuk direnungkan
- Apakah doa-doamu terutama tentang kebutuhanmu sendiri, atau juga tentang terlaksananya maksud Allah?
- Doa mana dari keempat doa di atas yang dapat kamu jadikan doamu sendiri minggu ini, dan untuk siapa?
Doa
Bapa, doa-doa kami adalah bagian dari rencana-Mu. Selaraskanlah doa-doaku dengan kehendak-Mu. Jagalah gereja-Mu tetap setia pada masa ini, singkapkanlah setiap rasa aman yang palsu, dan bukalah hati orang-orang bagi-Mu, dimulai dari hatiku. Amin.