Kuasa Kesaksian

Waktu membaca: 3 menit

Kesaksian dan para saksi adalah tema utama dalam Kitab Wahyu. Kamu akan terkejut betapa luasnya tema ini tersebar. Tetapi sebenarnya apa inti dari kesaksian itu?

Ada di Mana-mana

Tema ini mengalir melalui seluruh Kitab Wahyu, dan hanya dilampaui oleh tema penyembahan.

Saksi yang Paling Penting

Sejak awal sudah dikatakan bahwa kitab ini adalah kesaksian dari Yesus dan kesaksian tentang Yesus.

Yesus adalah saksi dalam segala yang Ia lakukan, dan kesaksian kita seharusnya adalah Yesus dan mencerminkan Dia.

Para Martir

Selain Yesus dan Yohanes, hanya satu orang lagi yang disebutkan namanya: Antipas. Ia penting karena ia adalah seorang saksi (dalam bahasa Yunani: martir) yang menjalani kesaksiannya sampai konsekuensi terakhir dan mati karenanya. Ia adalah saksi yang meyakinkan, karena ia menunjukkan bahwa ada sesuatu yang lebih penting daripada hidupnya sendiri, dan karena ia juga menunjukkan bagaimana kesaksian dan ketekunan bekerja bersama (ia kemungkinan besar menjadi saksi untuk waktu yang cukup lama dan mengalami banyak penderitaan karenanya, sebelum akhirnya dibunuh).

Kedua Saksi Itu

Seluruh pasal ini didedikasikan untuk kedua saksi itu. Mereka adalah tokoh kunci, karena bersama sangkakala-sangkakala mereka membawa orang-orang kembali kepada Allah.

Kesaksian mereka adalah cerminan dari kehidupan Yesus - mereka mengalami kesulitan hingga kematian, tetapi juga kebangkitan dan kenaikan ke surga.

Mengalahkan Iblis

Iblis kehilangan tempatnya di surga melalui

  • kematian Yesus di kayu salib,
  • kesaksian orang-orang kudus (yang mengasihi Yesus lebih daripada hidup mereka sendiri).

Kedua hal ini disebutkan berdampingan, seolah-olah keduanya memiliki pengaruh yang sama!

Murka Allah

Dalam cawan kedua DAN ketiga, intinya sama: mereka telah membunuh saksi-saksi-Ku!

Mereka penting, dan Allah melihat penderitaan mereka dan sangat memedulikan mereka.

Ketakutan Babel

Babel digambarkan sebagai yang mabuk oleh darah para saksi, begitu banyak yang telah ia bunuh, bahkan mungkin dengan kegembiraan yang berlebihan. Mereka penting bagi Allah dan berbahaya bagi Babel. Mereka bisa melihat tembus tipu daya Babel. Karena itu Babel takut kepada mereka.

Peran Kesaksian

Mengapa kesaksian menjadi tema yang begitu penting dalam Kitab Wahyu?

Kita sering berbicara tentang cita-cita dan bagaimana seharusnya segala sesuatu berjalan, tetapi kebanyakan orang hanya berbicara, tanpa menjalankannya secara konsisten. Kita mengeluh, turun ke jalan, dan membeli produk organik, tetapi kita hanya melangkah sejauh titik tertentu saja. Apakah kita benar-benar menghidupi apa yang kita anggap begitu penting?

Menjadi saksi berarti kita telah mengalami sesuatu yang tidak bisa lagi kita abaikan. Kita memahami seorang saksi sebagai seseorang yang memberi kesaksian di pengadilan. Tetapi perbedaan apa yang dibuat oleh hal itu dalam hidupmu? Biasanya tidak ada.

Tetapi kita telah mengalami sesuatu dalam hidup kita yang telah mengubahnya secara total. Yesus menjalani sebuah kehidupan dan menyentuh kita sedemikian rupa sehingga kita tidak bisa melupakannya lagi. Ia hidup dalam ketergantungan penuh kepada Allah dan mampu menjalani kehidupan yang sama sekali berbeda, sampai menyerahkan hidup-Nya sendiri. Dan jika kita melihat sejarah gereja, kita melihat banyak orang lain seperti Dia.

Kunci dari kesaksian adalah penyembahan, sebuah tema yang bahkan lebih mendasar lagi dalam Kitab Wahyu. Penyembahan berarti kesetiaan - sampai mati. Kata Yunani untuk saksi adalah martir, sebab pada tahun-tahun awal gereja, kesaksian mereka begitu jauh sehingga banyak yang membayarnya dengan nyawa mereka. Bahkan jika kita takut akan kematian: kita akan menggenapi tujuan hidup kita sebelum kita mati.

Sebab ketika orang-orang (sendiri) sampai sejauh itu, itu lebih meyakinkan daripada perkataan apa pun. Sebab apa yang kita hidupi adalah apa yang dilihat orang lain. Dan ketika orang-orang melihat betapa berharganya apa yang kita lakukan - yang sekarang mereka saksikan sendiri - mereka pun menjadi penasaran dan ingin mengikutinya.

Pertanyaan untuk direnungkan

  • Apa yang telah kamu alami bersama Yesus yang tidak dapat kamu abaikan?
  • Di mana hidupmu sudah menyatakan apa yang kamu percayai, dan di mana kata-katamu melampaui hidupmu?

Doa

Tuhan Yesus, Engkaulah saksi yang setia. Biarlah hidupku menyatakan apa yang kupercayai, bukan hanya kata-kataku. Berilah aku kesetiaan seperti Antipas dan kedua saksi itu, supaya orang lain dapat melihat Engkau di dalam aku dan ingin mengikut Engkau. Amin.