Wahyu 5: Singa yang Ternyata Anak Domba

Waktu membaca: 2 menit

Singa yang Ternyata Anak Domba

Cerita untuk dibacakan: Worship in the Throne Room
Alkitab: Wahyu 4–5

Gambarannya

Di surga, Yohanes melihat sebuah gulungan kitab — seperti surat khusus yang digulung — yang tidak bisa dibuka oleh siapa pun. Yohanes merasa sedih karena itu. Tapi seseorang berkata kepadanya, “Jangan menangis! Sang Singa telah menang, dan Dia bisa membukanya!”

Yohanes menoleh untuk mencari seekor singa besar yang mengaum. Tapi sebaliknya, dia melihat seekor Anak Domba yang lembut. Dan ternyata itu adalah sosok yang sama — Yesus! Yesus cukup kuat untuk disebut Singa, yang paling berani dan paling perkasa dari semuanya. Tapi Dia juga cukup lembut untuk disebut Anak Domba, yang baik dan lembut dan dekat dengan kita.

Yang paling kuat di seluruh surga juga adalah yang paling lembut. Itulah Yesus: cukup kuat untuk menang, cukup lembut untuk mendekapmu erat.

Kalimat Kita

“Yesus menang, dan Dia mengasihi kita.”

Tanyakan: “Apakah Yesus kuat seperti singa, atau lembut seperti anak domba?” (Keduanya!)

Kegiatan

Gerakan Singa dan Anak Domba: Katakan “Yesus kuat seperti singa!” dan minta anak-anak membuat pose berani yang besar, mungkin sedikit “mengaum” dengan lembut. Lalu katakan “Yesus lembut seperti anak domba!” dan minta mereka meringkuk kecil dan lembut, memeluk diri sendiri. Ulangi beberapa kali, bergantian.

Pilihan mewarnai: Warnai gambar sederhana seekor singa dan seekor anak domba yang duduk bersama dengan damai, untuk mengingatkan kita bahwa keduanya benar tentang Yesus.

Doa Sederhana

“Yesus, terima kasih karena Engkau kuat seperti singa dan lembut seperti anak domba. Aku merasa aman bersama-Mu. Amin.”

Catatan untuk Guru

Lewati detail bahwa Anak Domba itu terlihat “seperti telah disembelih” (Wahyu 5:6) — itu mengarah pada salib, yang layak diajarkan tetapi tidak dengan gambaran luka pada usia ini. Cukup katakan di sini bahwa Yesus menang dengan rela mengorbankan segalanya bagi kita, karena kasih-Nya, dan sekarang Dia hidup dan kuat selama-lamanya.