Wahyu 6: Kuda-Kuda Itu Bukan Bos
Kuda-Kuda Itu Bukan Bos
Cerita untuk dibacakan: The Seals
Alkitab: Wahyu 6
Gambarannya
Yohanes melihat empat ekor kuda berlari melintas — yang putih, yang merah, yang hitam, dan yang pucat. Kuda-kuda itu mengingatkan kita bahwa di dunia ini, kadang-kadang hal-hal sulit terjadi: pertengkaran, sakit, kekurangan. Itu benar, dan tidak apa-apa untuk menyadari bahwa hal-hal sulit kadang terjadi.
Tapi inilah bagian yang penting: kuda-kuda itu tidak boleh berlari ke mana pun sesuka mereka. Setiap satu dari mereka hanya bergerak ketika Yesus mengizinkannya. Yesuslah yang membuka gulungan kitab itu. Yesuslah yang berkuasa. Kuda-kuda itu bukan bos dunia ini — Yesuslah bosnya. Dan Yesus itu baik.
Jadi bahkan di hari-hari yang sulit, kita bisa ingat: Yesus masih berkuasa, dan Dia masih menjaga kita.
Kalimat Kita
“Yesus menang, dan Dia mengasihi kita.”
Tanyakan: “Siapa yang sebenarnya berkuasa, kuda-kuda atau Yesus?” (Yesus!)
Kegiatan
Permainan Siapa Bosnya?: Minta anak-anak berlari-lari di tempat seperti kuda ketika kamu berkata “kuda-kuda!” — tapi begitu kamu berkata “Yesus!” mereka harus langsung berhenti diam dan mengangkat tangan seperti sedang bersorak, karena Yesuslah yang sebenarnya berkuasa. Mainkan beberapa putaran, dengan waktu yang berbeda-beda.
Pilihan mewarnai: Warnai gambar sederhana empat ekor kuda dengan Yesus bersinar terang di atas mereka — menunjukkan bahwa Dia berkuasa atas segala yang terjadi.
Doa Sederhana
“Yesus, bahkan di hari-hari yang sulit, terima kasih karena Engkau berkuasa dan menjagaku. Amin.”
Catatan untuk Guru
Jangan jelaskan apa yang diwakili oleh masing-masing kuda atau penunggangnya (perang, kelaparan, kematian, dan sebagainya) — cukup sampaikan pada tingkat “kadang-kadang hal sulit terjadi di dunia.” Yang penting adalah rasa tenang, bukan daftar kesulitan. Akhiri dengan mantap pada kebenaran bahwa Yesus berkuasa dan Dia baik.