Wahyu 14: Setia Walau Sulit
Setia Walau Sulit
Cerita untuk dibacakan: The Two Harvests
Alkitab: Wahyu 14
Gambarannya
Yohanes melihat gambaran sebuah panen — seperti ketika seorang petani mengumpulkan semua buah yang baik dan matang dari ladang. Yesus sedang mengumpulkan setiap orang yang tetap dekat dengan-Nya, setiap orang yang terus mengasihi-Nya apa pun yang terjadi.
Itulah hal yang paling penting dari semuanya: tetap dekat dengan Yesus, bahkan di hari-hari yang sulit, atau membosankan, atau ketika tidak ada orang lain di sekitar kita yang melakukannya. Sama seperti petani mengumpulkan buah yang baik dengan hati-hati dan bahagia, Yesus mengumpulkan setiap orang yang tetap setia kepada-Nya, dan Dia sangat senang memiliki mereka.
Kalimat Kita
“Yesus menang, dan Dia mengasihi kita.”
Tanyakan: “Apa yang paling penting dari semuanya?” (Tetap dekat dengan Yesus!)
Kegiatan
Permainan Mengumpulkan Panen: Sebarkan beberapa buah mainan yang lembut, potongan berbentuk buah, atau bola kertas kuning/merah yang diremas di sekitar ruangan. Minta anak-anak “memanen” buah-buah itu ke dalam keranjang sambil kamu berkata, “Sama seperti kita mengumpulkan buah, Yesus mengumpulkan setiap orang yang tetap dekat dengan-Nya!” Rayakan dengan bersorak setelah keranjang penuh.
Pilihan mewarnai: Warnai gambar sederhana sebuah keranjang penuh buah, dengan matahari tersenyum di atasnya.
Doa Sederhana
“Yesus, tolong aku tetap dekat dengan-Mu setiap hari, bahkan ketika itu sulit. Amin.”
Catatan untuk Guru
Lewati gambaran “alat pemeras anggur” yang muncul kemudian di Wahyu 14, yang jelas dan tidak sesuai untuk usia ini. Tetaplah sepenuhnya pada gambaran mengumpulkan panen: Yesus dengan senang dan hati-hati mengumpulkan setiap orang yang tetap setia kepada-Nya. Pelajarannya adalah kesetiaan dan kasih yang sederhana, dibingkai secara positif sebagai “dikumpulkan,” bukan penghakiman.