Kemenangan Yesus
Kemenangan Yesus
Wahyu 12
Cerita untuk dibacakan: Perempuan, Bayi, dan Naga (Pasal 12)
Alkitab: Wahyu 12
1. Kisah Natal yang belum kau kenal
Tanyakan siapa yang tahu kisah Natal. Semua.
Sekarang beri tahu mereka bahwa ada satu lagi, tersembunyi di bagian belakang Alkitab, dan kebanyakan orang dewasa belum pernah memperhatikannya. Ada seorang ibu dan seorang bayi di dalamnya — dan seekor naga.
2. Gambarnya
Seorang perempuan tampak, berselubungkan matahari, bulan di bawah kakinya, dan dua belas bintang di kepalanya. Dia hampir melahirkan.
Dan di depannya berdiri naga merah padam yang menunggu untuk menelan anak itu begitu lahir. Sepertiga bintang di langit ikut dengannya.
Katakan jujur kepada anak-anak: ini kelihatan tanpa harapan. Perempuan yang hendak melahirkan bukan dalam keadaan terbaik untuk bertarung.
3. Yang sebenarnya terjadi
Naga itu gagal.
Anak itu diangkat kepada Allah dan takhta-Nya — dan selesai. Terjadi dalam setengah kalimat.
Tunggu: apakah kita sudah sampai kenaikan Yesus ke surga? Ya. Karena bagian tengah kisah ini sudah lama kau kenal dari cerita-cerita lain. Iblis berkali-kali mencoba membunuh Yesus, dan ketika akhirnya berhasil, Yesus tinggal bangkit kembali.
Perempuan itu bukan Maria — dia adalah Israel, umat Allah, keluarga tempat Yesus lahir. Naga itu adalah Iblis.
4. Diceritakan ulang, dari atas
Lalu kisah yang sama diceritakan kedua kalinya dari sudut pandang surga: perang di surga, Mikhael, dan naga itu dilemparkan keluar.
Itu pun kalah baginya.
Dan sekarang dia marah — karena dia sadar waktunya hampir habis. Ayat 12 mengatakannya persis begitu.
5. Polanya
Lihat apa yang dia coba selanjutnya. Dia mengejar perempuan itu, dan bumi sendiri membuka mulutnya dan menelan air bah yang dia semburkan.
Bahkan tanah pun melawan dia.
Itulah pola seluruh pasal ini, dan boleh diucapkan keras-keras: Setakut apa pun rupanya Iblis, dialah yang selalu kalah. Dia kalah oleh seorang bayi. Kalah oleh Mikhael. Kalah oleh sepetak tanah.
6. Dan bagaimana gereja menang
Di tengah pasal ini ada ayat yang menjelaskan sisa kitab: „Mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba dan oleh perkataan kesaksian mereka."
Bukan dengan bertarung. Dengan apa yang sudah Yesus lakukan — dan dengan mengatakan kebenaran tentang itu.
Ayat hafalan: „Mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba dan oleh perkataan kesaksian mereka." (Wahyu 12,11)
Lihat sendiri
Dua menit hening. Tidak ada yang harus berbicara.
Naga itu sangat besar, sangat berisik, dan ia ingin kamu memandangnya. Itulah sebagian besar yang ia lakukan.
Jadi pandanglah ia baik-baik sejenak — lalu perhatikan bagaimana ia kalah.
Ia dilemparkan ke bawah. Di mana kamu berdiri saat itu terjadi? Apa yang terjadi pada tanah?
Lalu surga mulai bernyanyi. Bagaimana bunyinya dari tempatmu berdiri — jauh, atau sangat dekat?
7. Doa
Tuhan Yesus, terima kasih karena naga itu tidak sekali pun mengalahkan-Mu. Terima kasih karena kami menang dengan cara yang sama seperti Engkau. Tolong kami tidak takut pada hal-hal yang kelihatan besar. Amin.
Lampiran: Ide untuk pengajar
Pembuka: Tanyakan penjahat film paling menakutkan yang mereka tahu, lalu tanyakan apa yang terjadi padanya di akhir. Selalu: kalah. Wahyu berkata yang asli pun begitu.
Ide kerajinan: Seekor naga yang di satu sisi besar dan megah, dan di baliknya tertulis: „tetap saja kalah."
Pertanyaan:
- Mengapa naga itu digambarkan begitu besar kalau dia selalu kalah?
- Apa artinya „menang dengan kebenaran"?
- Adakah sesuatu yang terasa besar bagimu, tapi mungkin lebih kecil dari kelihatannya?
Usulan lagu: Lagu kemenangan; sesuatu tentang Yesus yang lebih kuat.
Catatan persiapan: Anak yang hafal kisah Natal akan sangat menikmati ini. Biarkan mereka menemukan sendiri hubungannya — tanya „menurutmu siapa perempuan itu?" sebelum kau memberi tahu.