Panduan Pendalaman: Wahyu Hari Ini

Selamat Datang di Panduan Pendalaman

Anda sudah terbiasa bergumul dengan bagian Alkitab yang sulit. Jika kelompok kecil Anda mengambil panduan ini, kemungkinan besar Anda adalah kelompok yang tidak ingin versi “ringkasan cepat” dari Kitab Wahyu — Anda ingin membuka teksnya, melihat kata Yunani di balik terjemahan bahasa Indonesia, berdebat sedikit tentang makna sebenarnya dari sebuah frasa, dan baru setelah itu membicarakan apa yang harus dilakukan dengannya. Naluri itulah yang menjadi dasar dari seluruh rangkaian 52 sesi ini.

Panduan ini mengikuti 52 topik yang sama dengan “Wahyu Hari Ini,” seri khotbah utama — judul yang sama, referensi pasal yang sama, urutan yang sama. Yang berbeda adalah formatnya. Alih-alih pesan Minggu selama 20-25 menit yang ditujukan bagi jemaat campuran yang sedang bersiap pulang untuk makan siang, setiap sesi di sini berlangsung 45-60 menit dan mengasumsikan kelompok yang bersedia melambat: membaca bagian yang mendasarinya bersama-sama, menelusuri satu atau dua kajian kata dalam bahasa aslinya, menelusuri sebuah kutipan hingga ke argumen yang lebih lengkap, dan duduk bersama sebuah pertanyaan yang tidak sepenuhnya dijawab oleh teks, alih-alih buru-buru melewatinya. Setiap sesi ditutup dengan pertanyaan diskusi yang terbagi antara “apa sebenarnya yang dikatakan teks ini” dan “lalu apa yang harus kita lakukan dengan itu” — karena keduanya sama pentingnya, dan kelompok kecil punya ruang untuk keduanya dengan cara yang jarang dimiliki sebuah khotbah.

Sepatah kata tentang untuk siapa panduan ini ditulis. Panduan ini ditulis untuk jemaat yang sama dengan yang dilayani oleh seri khotbah utama: jemaat Injili dan Gereja Bebas yang percaya penuh pada Alkitab dan serius secara doktrinal di dunia Barat — namun kebenarannya berlaku sama luasnya bagi jemaat Injili dan Protestan berbahasa Indonesia yang memegang komitmen yang sama pada Firman Tuhan. Jika itu menggambarkan Anda, kami ingin menyebutkan sejak awal baik apa yang sudah Anda bawa ke dalam kitab ini maupun di mana kitab ini mungkin meminta sesuatu yang baru dari Anda — karena Wahyu ditulis justru untuk orang-orang seperti Anda: orang-orang yang menerima Alkitab apa adanya dan mengharapkan Allah menepati janji-janji-Nya.

Apa yang sudah Anda bawa. Tradisi ini memiliki naluri yang kuat dan sehat untuk menerima Alkitab dengan sungguh-sungguh sebagai Firman Allah yang sesungguhnya, bukan sekadar kumpulan gagasan yang indah — hal ini sangat penting bagi kitab seperti Wahyu yang terus-menerus menuntut untuk dibaca, didengar, dan ditaati, bukan sekadar dikagumi. Anda juga cenderung menyukai kedalaman ekspositori: perhatian ayat demi ayat, membandingkan Alkitab dengan Alkitab, dan ingin mengetahui makna sebuah kata dalam konteks aslinya. Wahyu memberi ganjaran yang setimpal untuk kesabaran semacam itu, mungkin lebih daripada kitab lain mana pun dalam Alkitab. Dan tradisi ini juga memandang serius kesetiaan pribadi kepada Yesus — yang ternyata adalah satu hal yang paling menjadi perhatian utama Kitab Wahyu.

Di mana panduan ini mungkin akan meregangkan Anda dengan lembut. Banyak dari kita di gereja-gereja kita dibesarkan dengan sebuah sistem tertentu yang sudah mapan untuk membaca materi akhir zaman dalam Wahyu — sistem yang punya buku-buku sakunya sendiri, bagan waktunya sendiri, bahkan rangkaian filmnya sendiri. Panduan ini membaca kitab ini dengan cara yang berbeda, dan kami akan menjelaskan alasannya seiring perjalanan kita, bukan sekadar meminta Anda mempercayai begitu saja. Kami juga akan dengan lembut menahan godaan untuk mencocokkan simbol-simbol Wahyu dengan berita minggu ini — godaan yang tidak dihadapi oleh para pembaca pertama kitab ini, karena simbol-simbolnya ditulis untuk dunia mereka, bukan dunia kita, meskipun pesannya tetap berbicara dengan kuat ke dalam dunia kita. Dan karena tradisi ini sering menikmati kenyamanan nyata dan rasa memiliki bangsa, kami akan mengajukan pertanyaan yang sama tajamnya dengan yang diajukan Wahyu kepada para pembaca pertamanya: siapa sebenarnya yang kita beri pujian ketika hidup berjalan baik, dan akankah kita mengenali diri kita dalam gereja yang berkompromi semudah kita mengenali diri kita dalam gereja yang setia? Semua ini bukan kritik dari luar — ini adalah undangan untuk melihat kitab yang luar biasa ini dengan lebih jernih, undangan yang sama yang kami harap juga diperluas kepada kita semua.

Sesi 1-16 di bawah ini mencakup Bagian 0, yaitu pengantar dan materi latar belakang yang perlu dilalui setiap kelompok kecil sebelum menyelami teks Wahyu itu sendiri — dunia tempat Yohanes menulis, jenis kitab macam apa ini, arsitektur tersembunyinya, dan kisah Perjanjian Lama (perjanjian, Israel, Daniel, Eden, Keluaran) yang diasumsikan sudah Anda ketahui oleh Wahyu. Luangkan waktu Anda di sini. Segala yang mengikuti bergantung padanya.

detail

Pengantar dan Latar BelakangKetujuh Jemaat (Wahyu 2–3)Penyembahan, Meterai, dan Sangkakala (Wahyu 4–11)Konflik Besar (Wahyu 12–19)Akhir dan Refleksi (Wahyu 20–22)
Terakhir diperbarui pada